• Senin, 27 Juni 2022

Cegah Kangker Serviks, Klinik dr. Novi Bekerjasama Dengan FK UGM Gelar Pemeriksaan IVA

- Selasa, 24 Mei 2022 | 12:00 WIB
dr. Novi (kedua dari kiri) saat mendampingi Dyah Sunaryanta dalam pelaksanaan pemeriksaan IVA (Tim/WAP)
dr. Novi (kedua dari kiri) saat mendampingi Dyah Sunaryanta dalam pelaksanaan pemeriksaan IVA (Tim/WAP)

godepok.com, Penyakit kanker leher rahim atau sering dikenal kanker serviks, masih menjadi penyakit yang mematikan bagi wanita di dunia, tidak terkecuali Indonesia.

Dalam upaya mencegah terjadinya kangker serviks klinik pengobatan dokter Novi Kapanewon Ngawen bekerja sama dengan RSUP dr. Sardjito Yogyakarta, Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada, dan rumah sakit Klaten melakukan pemeriksaan gratis IVA bagi wanita di Kapanewon Ngawen, pada Sabtu (21/5/2022).

Baca Juga: Penderita Kanker Otak di Kendal Dapat Bantuan Langsung dari Mensos

Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) juga dalam rangka kegiatan diesnatalis Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (FK UGM) ini di hadiri oleh istri Bupati Gunungkidul Dyah Sunaryanta.

dr. Novi Fitri Yani MSc, FM mengatakan masih banyak wanita di Indonesia kurang memperhatikan organ vitalnya, sehingga ancaman kanker serviks dan kangker payudara masih menghantui para wanita, khususnya wanita di pedesaan.

"Pemeriksaan IVA ini sangat penting sekali, karena kangker leher rahim atau kanker serviks dan juga kangker payudara menjadi penyebab kematian wanita di dunia termasuk di Indonesia masih tinggi, dan sebenarnya penyakit ini bisa di deteksi secara cepat tetapi masyarakat karena itu di daerah sensitif enggan atau malu untuk memeriksakannya," kata Novi kepada GoDepok.com di sela kegiatan pemeriksaan IVA.

Baca Juga: Jemparingan, Olahraga Sekaligus Olah Rasa

Novi menambahkan dengan pemeriksaan IVA ini bisa mengikis rasa malau para wanita untuk mau memeriksakan keadaan leher rahimnya secara berkala.

"Jadi setelah pemeriksaan IVA di dapatkan hasil negatif maka dapat di bertahan 5 tahun dan bisa di periksakan kembali, namun bila hasilnya positif dan awal itu cegah bisa di ambil tindakan, sehingga tidak berlanjut terjadinya kangker," jelasnya.

Halaman:

Editor: Wahyu Adi Putranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tanda tanda Penyakit Cacar Monyet dan Gejalanya

Kamis, 2 Juni 2022 | 16:30 WIB

Sakit Maag, Kenali Dan Bagaimana Cara Menanggulanginya

Kamis, 18 November 2021 | 14:15 WIB

Jangan Anggap Remeh Pilek

Minggu, 17 Oktober 2021 | 08:26 WIB

Wajib Tau, Ini Cara Penanganan Tersedak Pada Anak

Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:13 WIB

Menguak Fakta dan Mitos Tentang Kesehatan

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 22:13 WIB
X