Ternyata Grup WA Keluarga Dapat Pengaruhi Kesehatan Mental Secara Tidak Langsung Lho, Ini Alasannya

- Minggu, 9 Januari 2022 | 16:00 WIB
Potret ilustrasi  (Tim/istimewa)
Potret ilustrasi (Tim/istimewa)

godepok.com, Taukah anda kalau sebuah grup percakapan yang menggunakan platform aplikasi smartphone yang lebih dikenal dengan WhatsApp grup dapat menimbulkan gangguan mental? terlebih saat ini banyak yang menggunakan sarana tersebut menjadi wadah informasi dalam keluarga.

Selain menyebarkan informasi terkait hal-hal remeh hingga serius, ternyata grup percakapan keluarga di WhatsApp dan media sosial lainnya dapat mengganggu kesehatan mental, Terlebih lagi, ketika grup tersebut berisi keluarga besar yang memiliki pola pikir bermacam-macam.

Pernahkah Anda merasa risih ketika berada dalam sebuah grup WhatsApp keluarga karena topik percakapan mereka membuat khawatir? Entah itu seputar berita yang belum diketahui kebenarannya alias kabar hoaks atau topik yang sangat sensitif dibicarakan, seperti rasisme dan isu agama.

Baca Juga: Akhirnya, Rizki Billar Ungkap Wajah Sang Buah Hati dan Arti Nama yang Diberikan

Akibatnya, kebanyakan anak muda cenderung mengabaikan pesan dalam grup keluarganya sendiri karena malas berdebat menghadapi orangtua. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang mengakui bahwa grup WhatsApp keluarga memengaruhi kesehatan mental secara tidak langsung.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum dari beragam sumber dan menurut sebuah penelitian dari American Psychological Association, sering memeriksa pesan atau e-mail pada ponsel atau komputer berkaitan dengan tingkat stres seseorang. Apalagi yang dikonsumi di layar ponsel atau monitor adalah mater-materi yang dapat menimbulkan kegelisahan hingga gangguan mental.

Pertanyaannya, Mengapa grup WhatsApp keluarga termasuk grup obrolan yang memengaruhi kesehatan mental?

Baca Juga: Lorong Gua Romantis Jadi Daya Tarik Tersendiri di Pantai Cemara Sewu

Alasannya, grup keluarga kadang menimbulkan perasaan tak nyaman kepada penggunanya selain itu, dalam grup keluarga juga kadang banyak anggotanya yang senang berbagi informasi hal-hal yang mungkin menurut anak muda tidak penting.

Halaman:

Editor: Erwin GD

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X