• Kamis, 9 Desember 2021

Dua Genk Remaja Baku Hantamnya, Delapan Orang Diamankan

- Minggu, 19 September 2021 | 12:25 WIB
IMG-20210919-WA0004
IMG-20210919-WA0004

godepok-SeputarDepok, Dua gengster WN Family dan Enjoy Tali baku hantam menggunakan senjata tajam di Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Minggu (19/9) dinihari

Anggota Tim Jaguar pimpinan Tim 1 Briptu Lungit dibantu lima personil berhasil mengamankan delapan orang dari kubu gangster berbeda yaitu WN Family dan Enjoy Itali.

"Dari kedua kelompok yang bertikai antara WN Family asal Pabuaran dan Enjoy Itali di Citayam berhasil diamankan sebanyak delapan orang bersama dengan sepuluh senjata tajam jenis celurit dan samurai," ujar Katim Jaguar Polres Metro Depok Iptu Winam Agus.

Iptu Winam menyebutkan, bentrok antara kedua kelompok ini bermula dipicu karena masalah dendam.

"Dari hasil introgasi dari pelaku dari kelompok Enjoy Famili asal Citayam banyak kena bacok saat tawuran melawan WN Family. Sehingga ada rasa balas dendam membalas ke WN Family namun berhasil kita cegah gerak cepat anggota setelah melakukan patroli cyber akan terjadi tawuran sudah dapat kita antisipasi sejak dini," katanya.

Selain itu para pelaku, lanjut Iptu Winam menyembunyikan senjata tajam yang akan digunakan untuk tawuran di sebuah rumah kosong tidak terpakai Gang Merpati, Pabuaran Bojonggede Kabupaten Bogor.

"Lokasi dari kita amankan kedelapan pria tidak jauh dari Sekolah SMA Swasta lalu beralih ke tempat lain di sebuah rumah kosong berjarak beberapa meter petugas melakukan penggeledahan didapatkan sepuluh senjata tajam samurai dan pedang diduga sudah dipersiapkan para pelaku untuk tawuran," terangnya.

Dalam aksi tawuran tersebut lanjut Iptu Winam ada dua orang masih tercatat sebagai mahasiswa.

"Dari kedelapan pelaku dua diantaranya mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta Jakarta dan seorang diantaranya masih di bawah umur usia 16 tahun kelas 3 SMA," pungkasnya.

Sementara itu patroli Jaguar dalam rangka antisipasi tawuran beberapa waktu sebelumnya sempat viral tawuran pelajar pada masa PTM.

Peralihan dari awal ganggur tidak ada kegiatan jadi salah satu faktor buat nongkrong juga alasan buat pekerjaan  rumah (PR) menjadi faktor lainnya nongkrong bisa memicu terjadinya tawuran di masa PTM.

"Kedelapan orang yang berhasil diamankan dan barang bukti sepuluh sajam kita serahkan ke Polsek Bojonggede untuk upaya hukum lebih lanjut."katanya.(AH)

Editor: Administrator

Terkini

Realme Bakal Segera Perkenalkan Produk Terbarunya

Jumat, 29 Oktober 2021 | 14:50 WIB

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan di Jalan Nangka

Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:56 WIB

Liga Italia, AC Milan Menang Tipis Atas Torino

Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:24 WIB

Mengungkap Mitos Mata Kedutan Sebelah Kiri

Rabu, 27 Oktober 2021 | 07:37 WIB

Nahas, Genap 17 Tahun Seorang Remaja Jadi Korban Begal

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:01 WIB

Mahasiswa Demo di Margonda

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:40 WIB
X