• Rabu, 26 Januari 2022

Maksimalkan Perlindungan PMI di Luar Negeri, BP2MI Tingkatkan SDM Instruktur OPP

- Minggu, 28 November 2021 | 14:15 WIB
ilustrasi potret Pekerja migran Indonesia (Tim/Istimewa)
ilustrasi potret Pekerja migran Indonesia (Tim/Istimewa)

godepok.com, Beragam upaya terus dilakukan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) guna terus melindungi para Pekerja Migran Indonesia atau PMI yang berada di luar negeri, karenanya seluruh stkakeholder terkait harus dapat memberikan pembekalan yang maksimal kepada calon pekerja Migran agar mereka dapat terlindungi serta dapat memperoleh penddikan sembari mencari nafkah di negeri orang.

Untuk itu, BP2MI menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tinginya kepada Universitas Terbuka atas kolaborasi, kerjasama dan sinergi dalam upaya memberikan pelindungan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) Instruktur Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) Calon PMII, di Universitas Terbuka Convention Center beberapa waktu lalu.

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BP2MI, Ahnas mengatakan bahwa beberapa hal strategis yang memerlukan keseriusan bersama, antara lain, wajib memiliki kompetensi, integritas dan daya juang dalam melaksanakan tugas-tugas pelindungan terhadap PMI untuk seluruh sumber daya manusia yang berasal dari BP2MI, Kementerian atau lembaga Dinas Kabupaten Kota aktifis di lembaga swadaya masyarakat.

Baca Juga: Liga Italia, Berhasil Kalahkan Venezia 2-0 Inter Milan Tempel Napoli dan Lawan Sekotanya

Kemudian, pemahaman terhadap perundang-undangan, hukum ketenagakerjaan, hak dan kewajiban dalam hubungan industrial yang diikat dalam perjanjian kerja, dinamika budaya dan kehidupan sosial serta kesiapan mental merupakan aspek-aspek yang harus dikuasai terlebih dahulu oleh Personil SDM Pelindungan Pekerja Migran sebelum memberikan pelayanan terhadap para pekerja migran yang akan berangkat ke luar negeri.

Terakhir Kata Ahnas, Orientasi Pra Pemberangkatan yang diberikan kepada para pekerja migran, wajib memberikan kemampuan bagi para PMI untuk dapat memahami hak dan kewajibannya selama bekerja di luar negeri selain itu, mereka juga harus mengetahui sistem hukum dan budaya setempat, sehingga para PMI dapat beradaptasi di negara tempatnya bekerja serta mampu mengatasi masalah-masalah sederhana yang dihadapinya secara mandiri.

"Ketiga hal tersebut, wajib dimiliki oleh para Instruktur OPP sebagai kompetensi teknis substantif.," kata Ahnas seperti dikutip dari situs resmi BP2MI.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Depok 28 November 2021, Cerah Berawan dan Hujan dengan Intensitas Ringan Hingga Sedang

"Termasuk juga dalam kesempatan ini sosialisasi program Pendidikan Tinggi di Universitas Terbuka bagi PMI, akan diberikan kepada saudara sekalian untuk diteruskan kepada para peserta OPP nantinya, sebagai informasi dan motivasi agar para PMI juga dapat mengakses pendidikan sembari mencari nafkah bagi keluarganya d luar negeri,” sambung Ahnas.

Halaman:

Editor: Erwin GD

Sumber: BP2MI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tender Formula E Gagal, Pemprov DKI Diminta Transparan

Selasa, 25 Januari 2022 | 20:00 WIB

X-TEN Klaim Sebagai Oli yang Tahan Lama

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:00 WIB

Laporan Kasus Edy Mulyadi Ditangani Bareskrim

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:00 WIB

Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini Selasa 25 Januari 2022

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:00 WIB

Aksi Demo Kejaksaan, Massa Bakar Ban Bekas

Senin, 24 Januari 2022 | 20:00 WIB

PTM 100 Persen di Depok Mulai Diterapkan Hari Ini

Senin, 24 Januari 2022 | 09:00 WIB

Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini Senin 24 Januari 2022

Senin, 24 Januari 2022 | 08:00 WIB

Era Perbankan Digital Menuju Kemakmuran Ekonomi RI

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:00 WIB

NFT, Sebuah Batu Pijakan Masa Depan untuk Para Seniman

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:00 WIB
X