• Rabu, 26 Januari 2022

Ternyata Ini Kronologi Terjadinya Erupsi Gunung Semeru

- Senin, 6 Desember 2021 | 20:00 WIB
Potret awan tebal erupsi Gunung Semeru Lumajang Jawa Timur (Tim/Istimewa)
Potret awan tebal erupsi Gunung Semeru Lumajang Jawa Timur (Tim/Istimewa)

godepok.com, Guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB hal tersebut terjadi karena Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik.

Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.

Sementara, Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.

Baca Juga: Penasaran dengan Jeroan Oppo A92, Berikut Ulasan Singkatnya

"Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah," kata Abdul Muhari seperti dilansir godepok dari laman situs resmi BNPB.

Sebagai respon cepat dari adanya kejadian guguran awan panas tersebut, kata Abdul Muhari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan para penambang untuk tidak beraktivitas di sepajang Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur dan Curah Kobokan.

Baca Juga: Hadir di Acara Meet dan Greet Golden Memories, Nuroji : Sayang Depok Belum Punya Gedung Kesenian

"Anggota BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan lainnya segera menuju lokasi kejadian di sektor Candipuro-Pronojiwo untuk melakukan pemantauan, kaji cepat, pendataan, evakuasi dan tindakan lainnya yang dianggap perlu dalam penanganan darurat," katanya.

"Tim BPBD Kabupaten Lumajang saat ini tengah mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang," sambungnya.***

Halaman:

Editor: Erwin GD

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tender Formula E Gagal, Pemprov DKI Diminta Transparan

Selasa, 25 Januari 2022 | 20:00 WIB

X-TEN Klaim Sebagai Oli yang Tahan Lama

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:00 WIB

Laporan Kasus Edy Mulyadi Ditangani Bareskrim

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:00 WIB

Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini Selasa 25 Januari 2022

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:00 WIB

Aksi Demo Kejaksaan, Massa Bakar Ban Bekas

Senin, 24 Januari 2022 | 20:00 WIB

PTM 100 Persen di Depok Mulai Diterapkan Hari Ini

Senin, 24 Januari 2022 | 09:00 WIB

Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini Senin 24 Januari 2022

Senin, 24 Januari 2022 | 08:00 WIB

Era Perbankan Digital Menuju Kemakmuran Ekonomi RI

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:00 WIB

NFT, Sebuah Batu Pijakan Masa Depan untuk Para Seniman

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:00 WIB
X