• Rabu, 26 Januari 2022

Kapanewon Girisubo dan Kalurahan Jepitu Gelar Tradisi Ngalangi

- Jumat, 14 Januari 2022 | 12:00 WIB
Panewu Girisubo saat memimpin prosesi tradisi Ngalagi di pantai wediombo (Tim/WAP)
Panewu Girisubo saat memimpin prosesi tradisi Ngalagi di pantai wediombo (Tim/WAP)

godepok.com, Wujudkan rasa syukur kepada sang maha pencipta, dan sekaligus melestarikan budaya kearifan lokal. Forum komunikasi Kapanewon Girisubo bersama dengan Pemerintah Kalurahan Jepitu dan Masyarakat lakukan Kirab Budaya "Ngalangi" di pantai Wediombo, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, DIY, Kamis (13/1/2022).

Panewu Girisubo Slamet Winarno mengatakan Ngalangi adalah kearifan lokal masyarakat pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul yang hingga saat ini masih ada, yang bertujuan pengungkapan rasa syukur masyarakat Kapanewon Girisubo Khususnya Kalurahan Jepitu dalam memperoleh hasil panen pada tahun ini, Ngalangi juga harapan bagi para masyarakat untuk kesejahteran yang di limpahkan oleh sang maha pencipta.

Baca Juga: Super Copa Italia : Inter Milan vs Juventus 2-1, Gol Menit Akhir Alexis Sanchez Bawa Inter Juara

Baca Juga: Jelang Laga Melawan PSS Sleman, Pelatih Arema FC : Meski Tak Mudah Tapi Harus Raih Hasil Maksimal

Lebih lanjut Slamet mengatakan dengan melandainya kasus covid -19 maka dirinya berharap pada tahun mendatang prosesi upacara adat Ngalangi bisa di lakukan persiapan dan menjadi daya tarik wusatawan baik yang mancanegara maupun domestik.

"Kami bersyukur Upacara Adat Ngalangi dan Kirab Budaya pada hari ini berjalan lancar, semoga pada penyelenggaran Ngalangi tahun depan bisa lebih meriah dengan persiapan lebih matang sehingga dapat menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan berkunjung ke pantai wediombo ini,"kata Slamet Winarno.

Kata “Ngalangi” berasal dari bahasa jawa yang artinya “Menghalangi”, dulu prosesi ini dilakukan di Pantai Jungwok yang berada di sebelah timur pantai wediombo, konon beberapa warga masyarakat melakukan ritual penangkapan ikan dengan cara “Menghalangi” ikan yang terbawa arus ke tepi agar tidak bisa kembali ke laut lepas, kemudian ikan yang berhasil di tangkap di bakar dan digunakan untuk sesaji pada saat Ritual di pantai wediombo.*

Editor: Wahyu Adi Putranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tender Formula E Gagal, Pemprov DKI Diminta Transparan

Selasa, 25 Januari 2022 | 20:00 WIB

X-TEN Klaim Sebagai Oli yang Tahan Lama

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:00 WIB

Laporan Kasus Edy Mulyadi Ditangani Bareskrim

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:00 WIB

Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini Selasa 25 Januari 2022

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:00 WIB

Aksi Demo Kejaksaan, Massa Bakar Ban Bekas

Senin, 24 Januari 2022 | 20:00 WIB

PTM 100 Persen di Depok Mulai Diterapkan Hari Ini

Senin, 24 Januari 2022 | 09:00 WIB

Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini Senin 24 Januari 2022

Senin, 24 Januari 2022 | 08:00 WIB

Era Perbankan Digital Menuju Kemakmuran Ekonomi RI

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:00 WIB

NFT, Sebuah Batu Pijakan Masa Depan untuk Para Seniman

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:00 WIB
X