Pernah Menjadi Kebanggan Gedangsari, Wahana Flying Fox 625 Kini Mati Suri

- Minggu, 23 Januari 2022 | 22:00 WIB
Potret Wahana Flying Fox terpanjang ke 2 di asia tenggara setelah Colmar Tropicale, Malaysia, dengan lintasan sepanjang 1 km yang pernah menjadi kebanggan masyarakat Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, selain sudah tidak berfungsinya Sling lintasan, pohon belukar juga menutupi area. (Tim/WAP)
Potret Wahana Flying Fox terpanjang ke 2 di asia tenggara setelah Colmar Tropicale, Malaysia, dengan lintasan sepanjang 1 km yang pernah menjadi kebanggan masyarakat Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, selain sudah tidak berfungsinya Sling lintasan, pohon belukar juga menutupi area. (Tim/WAP)

godepok.com, Pernah menjadi kebanggaan masyarakat Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul Green Village dengan wahana flying fox terpanjang ke 2 di asia tenggara setelah Colmar Tropicale, Malaysia, dengan lintasan sepanjang 1 km. saat ini kondisinya mati suri.

Terdapat tulisan 625 pada flying fox ini. Tulisan itu menandakan panjang lintasan flying fox, yakni sepanjang 625 meter.

Flying fox yang diresmikan tanggal 30 Agustus 2017 oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, selain sudah tidak berfungsinya Sling lintasan, pohon belukar juga menutupi area yang pernah menjadi primadona masyarakat Gunungkidul ini. Tak hanya di situ banyak besi dan gasebo yang hancur dan ambruk.

Baca Juga: Diduga Langgar PPKM, Petugas Bubarkan Kerumunan Mahasiswa di Cafe

Saat Godepok.com mengkonfirmasi pemerintah desa setempat enggan memberikan lengkap mengenai wahana termegah yang ada di Kapanewon Gedangsari ini.

"Wah, saya ngak tau persis mas, kalo tutupnya setau saya sebelum covid sudah tutup mas, jadi itu tutup bukan karena Covid,"jelas masyarakat sekitar yang enggan di sebutkan namanya.

Godepok.com lantas menemui Panewu Gedangsari untuk meminta kejelasan atas nasib Green Village Gedangsari, Panewu Gedangsari Jarot Hadiatmojo, S.IP, M.Si juga menyayangkan matinya obyek wisata Green Village.

"Itu memang sayang sekali mas, karena saya juga baru menjabat di Kapanewon Gedangsari ini jadi ngak tau duduk permsalahanya sampe itu tutup,"kata Jarot.

Namun Jarot mengatakan, sedang membicarakan upaya menghidupkan kembali wahana wisata Green Village dengan melakukan musyawarah dengan para Lurah yang daerahnya masuk area Green Village.

Halaman:

Editor: Wahyu Adi Putranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Polwan Komandoi Sejumlah Polsek di Depok

Rabu, 25 Mei 2022 | 09:00 WIB

Diinterplasi, Walikota Sebut Belum Terima Surat

Selasa, 24 Mei 2022 | 18:00 WIB

Kereta Wisata Ambarawa -Tuntang Tabrak Minibus

Selasa, 24 Mei 2022 | 15:00 WIB
X