Tak Dibayarkan Hingga Kini, Pemerintah Siap Sita Aset Milik Lapindo

- Jumat, 28 Januari 2022 | 11:00 WIB
Potret ilustrasi korban lumpur lapindo (Tim/WAP/ istimewa)
Potret ilustrasi korban lumpur lapindo (Tim/WAP/ istimewa)

godepok.com, PT. Lapindo Minarak Jaya (LMJ) milik keluarga Bakrie yang tak kunjung membayarkan hutangnya kepada pemerintah atas dana talangan untuk pembayaran ganti rugi korban luapan lumpur lapindo ini harus bersiap untuk menyerahkan asetnya kepada pemerintah.

Hal tersebut di ungkapkan Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Rionald Silaban saat melakukan rapat dengar pendapat dengan anggota DPR-RI komisi XI, Rabu, (26/1/2022).
Pada dasarnya kita sudah meminta penilai untuk melakukan penilaian terhadap tanah tersebut, just in case yang bersangkutan tidak bisa membayar dan kita harus menerima tanah tersebut," kata Rionald Silaban.

Baca Juga: Terkait Kasus Pencucian Uang, KPK Panggil Mantan Pramugari Garuda

Lebih lanjut Silaban menegaskan saat ini tim sedang melakukan perhitungan terhadap aset yang di miliki PT Lapindo Minarak Jaya (LMJ) apakah aset tanahnya bernilai atau sebaliknya.

Ia menegaskan pihaknya berkeinginan agar PT LMJ mampu mengembalikan hutang uang talangan yang telah di berikan pemerintah.

Baca Juga: Pengunjung Membludak, Walikota Depok Evaluasi Jalur Masuk Alun alun

"Kita sudah meminta penilai melakukannya. Tetap pada dasarnya kami ingin mendapat pengembalian uang pemerintah," tambah Silaban.

Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2019, pemerintah mencatat total utang Lapindo Brantas dan Minarak kepada pemerintah sebesar Rp 1,91 triliun hingga 31 Desember 2019.***

Editor: Wahyu Adi Putranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Polwan Komandoi Sejumlah Polsek di Depok

Rabu, 25 Mei 2022 | 09:00 WIB

Diinterplasi, Walikota Sebut Belum Terima Surat

Selasa, 24 Mei 2022 | 18:00 WIB

Kereta Wisata Ambarawa -Tuntang Tabrak Minibus

Selasa, 24 Mei 2022 | 15:00 WIB
X