Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok Minyak Goreng Harga Terjangkau

- Jumat, 28 Januari 2022 | 14:00 WIB
Potret Ilustrasi Minyak Goreng (Tim/istimewa)
Potret Ilustrasi Minyak Goreng (Tim/istimewa)

godepok.com, Menyikapi terkait lonjakan harga minyak goreng, Pemerintah melalui Kemeterian Perdagangan menjamin stok minyak goreng tetap tersedia dengan harga terjangkau dengan menerapkan kebijakan Domestic Market Obligation(DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) untuk terus menjaga dan memenuhi ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan bahwa Kebijakan ini ditetapkan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi pelaksanaan kebijakan minyak goreng satu harga yang telah berlangsung selama satu minggu terakhir.

“Mekanisme kebijakan DMO atau kewajiban pasokan ke dalam negeri berlaku wajib untuk seluruh produsen minyak goreng yang akan melakukan ekspor. Nantinya, seluruh eksportir yang akan mengekspor wajib memasok minyak goreng ke dalam negeri sebesar 20 persen dari volume ekspor mereka masing–masing,” kata Muhammad Lutfi dalam konferensi pers yang dilaksanakan secara virtual, hari ini, Kamis Januari 2022 kemarin.

Kebutuhan minyak goreng nasional pada 2022, kata Mendag, adalah sebesar 5,7 juta kilo liter. Untuk kebutuhan rumah tangga diperkirakan sebesar 3,9 juta kilo liter,yang terdiri dari1,2 juta kilo liter kemasan premium, 231 ribu kilo liter kemasan sederhana, dan 2,4 juta kilo liter curah. Sedangkan, untuk kebutuhan industri adalah sebesar 1,8 juta kilo liter.

“Seiring dengan penerapan kebijakan DMO, kami juga akan menerapkan kebijakan DPOyang kami tetapkan sebesar Rp9.300/kg untuk CPO dan Rp10.300/liter untuk olein,”katanya.

Dengan kebijakan DMO dan DPO tersebut, lanjut Mendag, di dalam negeri juga akan diberlakukan penetapan Harga EceranTertinggi (HET) untuk minyak goreng dengan rincian, minyak goreng curah sebesar Rp11.500/liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp13.500/liter, dan minyak goreng kemasan premium sebesar Rp14.000/liter.

"Kebijakan HET ini akan mulai berlaku pada 1 Februari 2022," tuturnya.

Lebih lanjut Mendag menyampaikan, selama masa transisi yang berlangsung hingga 1 Februari 2022, kebijakan minyak goreng satu harga sebesar Rp14.000/liter tetap berlaku.

“Hal tersebut dengan mempertimbangkan memberikan waktu untuk penyesuaian serta manajemen stok minyak goreng di tingkat pedaganghingga pengecer,” terangnya.

Halaman:

Editor: Erwin GD

Sumber: Kemendag

Tags

Terkini

Tiga Polwan Komandoi Sejumlah Polsek di Depok

Rabu, 25 Mei 2022 | 09:00 WIB

Diinterplasi, Walikota Sebut Belum Terima Surat

Selasa, 24 Mei 2022 | 18:00 WIB

Kereta Wisata Ambarawa -Tuntang Tabrak Minibus

Selasa, 24 Mei 2022 | 15:00 WIB
X